Reef Revival Inovasi Metode Spider Web Untuk Pengembangan Merulina SP Di Area Konservasi Desa Salira

Sebagai bentuk implementasi kebijakan “Hijaunesia Power Peduli Planet” perusahaan menginisiasi Program Reef Revival Inovasi Metode SPIDER WEB untuk Melestarikan Keanekaragaman Hayati Laut di perairan laut sekitar PLTU Banten 1 Suralaya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keanekaragaman hayati laut.

Keanekaragaman hayati laut memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung kehidupan manusia. Salah satu komponen utama dari ekosistem laut adalah terumbu karang, yang menyediakan habitat bagi berbagai jenis organisme laut. Namun, akibat berbagai tekanan, seperti perubahan iklim, penangkapan ikan yang berlebihan, dan pencemaran, kondisi terumbu karang di banyak wilayah mengalami penurunan signifikan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu metode yang mulai banyak diterapkan adalah transplantasi terumbu karang. Dalam konteks ini, metode spider web digunakan sebagai pendekatan inovatif untuk mendukung pertumbuhan dan regenerasi terumbu karang. Dokumen ini akan menguraikan implementasi metode spider web dalam transplantasi terumbu karang dan dampaknya terhadap peningkatan keanekaragaman hayati laut, serta bagaimana kegiatan ini dapat mendukung program PROPER sebagai inisiatif eco inovasi.

Transplantasi terumbu karang adalah salah satu solusi yang diimplementasikan untuk memulihkan ekosistem terumbu karang yang rusak. Metode spider web merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam upaya ini, di mana spider web buatan ditempatkan di bawah laut untuk mendukung fragmen terumbu karang yang ditransplantasikan. Spider web ini membantu dalam penempatan dan perlindungan terumbu karang baru, memfasilitasi pertumbuhan yang lebih cepat dan efektif.

Data-Data Pendukung

Berikut disajikan data ikan Di Perairan Laut Sekitar PLTU Banten 1 Suralaya yang merupakan pemantauan tahun 2025.

Pemantauan perkembangan ikan tersebut dilakukan oleh PLTU Banten 1 Suralaya. Selain kegiatan pemantauan, dilakukan pengecekan pada meja ran dan Fish Apartement yang dipasang.

Pendataan Jumlah Ikan di Perairan Laut Sekitar PLTU Banten 1 Suralaya

Untuk mengetahui perkembangan ikan dilakukan pemantauan berupa pengumpulan data dan analisis data. Metode Pemantauan:

  1. Pengumpulan data untuk mengetahui kelimpahan jenis ikan dilakukan menggunakan metoda IPA (Indecs Poncoels d’Abondance). Metoda ini dipergunakan untuk mengetahui populasi ikan secara semi kuantitatif).
  2. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung indeks keanekaragaman hayati.

Perhitungan nilai keanekaragaman jenis yang dipergunakan adalah Indeks Keanekaragaman jenis  dari Shannon & Wienner dengan rumus perhitungan :