Pelestarian Keanekaragaman Hayati Melalui Program Revitalisasi Dan Pembangunan Hutan Kota Cilegon

Untuk menanggulangi dampak negatif akibat berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah Untuk menanggulangi dampak negatif akibat berkurangnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Banten 1 Suralaya (UBP BSLA) bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon bekerjasama dalam hal pemeliharaan hutan kota yang berada di Kecamatan Cibeber seluas 1,01 hektar. Pelestarian ini dimaksudkan untuk menjadi salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis ekologis yang ada di wilayah Kota Cilegon, mempertahankan eksistensi jenis keanekaragaman hayati, serta menambah nilai estetika kota melalui penanaman tanaman hias, juga dapat menjadi habitat bagi fauna liar. Jenis tanaman yang ditanam di lokasi ini merupakan tanaman yang memiliki nilai ekologis atau memiliki fungsi sebagai habitat bagi satwa atau pakan bagi satwa, nilai ekonomis, dan nilai estetis. Adapun tanaman yang tercatat sebanyak 65 jenis tumbuhan yang terdiri dari jenis pohon pelindung, jenis perdu, tanaman produktif dan tanaman hias dimana jenis pohon yang dominan adalah pohon mangga.

Program ini memiliki unsur kebaruan pada sektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) karena belum ada perusahaan yang berfokus pada pembangunan hutan kota dan pengembangan program ini berasal dari perusahaan sendiri. Inovasi ini memberikan nilai tambah layanan produk bagi masyarakat karena mampu memberikan fasilitas umum bagi masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas. Adapun ruang yang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat berupa jogging track, lokasi edukasi dan penyebaran informasi.Perbaikan lingkungan yang didapatkan dari program ini adalah dilestarikannya berbagai jenis keanekaragaman flora yang memiliki manfaat ekonomi dan ekologis.

Data-Data Pendukung

Berikut disajikan laporan data vegetasi di Hutan Kota Cilegon pada pemantauan tahun 2025. Pemantauan perkembangan vegetasi tersebut dilakukan Bersama antara PLTU Banten 1 Suralaya, DLH Kota Cilegon didampingi Tim Ahli Biologi

Pendataan Jumlah Vegetasi di Hutan Kota Cilegon

Untuk mengetahui perkembangan vegetasi dilakukan pemantauan berupa pengumpulan data dan analisis data.

Metode Pemantauan :

  1. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara pembuatan petak contoh berukuran 20 x 20 meter untuk inventarisasi jenis pohon (Ø 30 cm), 10 x 10 m  untuk tiang (Ø 10 – 30 cm), 5 x 5 m untuk pancang  (Ø 2 – 10 cm), dan 1 x 1 m untuk semai  (tinggi < 1,5 m). Untuk penilaian penutupan kanopi dilihat berapa % kanopi menutupi daerah tutupannya atau digambarkan dengan diagram profil.
  2. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung indeks keanekaragaman hayati.

Perhitungan nilai keanekaragaman jenis yang dipergunakan adalah Indeks Keanekaragaman jenis  dari Shannon & Wienner dengan rumus perhitungan :

Pemantauan dilakukan setiap 3 bulan sekali. Berikut hasil analisis vegetasi di Hutan Kota Cilegon disajikan pada Tabel 2.

Tabel 3. Data Status Kecenderungan Program Revitalisasi dan Pembangunan Hutan Kota Cilegon